Selasa, 20 April 2010

Telur dan Kolesterol?

Apakah telur baik atau buruk untuk kolesterol saya? Banyak orang dibuat bingung dengan hal ini. Telur memang tinggi kolesterol, dan diet sehari-hari dengan konsumsi kolesterol dalam jumlah banyak bertanggung jawab terhadap peningkatan kadar kolesterol darah. Tapi, bagaimanapun juga, banyak ahli yang meyakini bahwa lemak jenuh dan lemak trans punya efek yang lebih kuat untuk meningkatkan kadar kolesterol.

Asosiasi Jantung Amerika menyatakan bahwa selama Anda bisa membatasi konsumsi kolesterol dari makanan lain, maka akan baik sekali memasukkan konsumsi telur dalam diet sehat Anda sehari-hari, mengingat telur adalah sumber protein yang baik.

Faktanya, satu butir telur mengandung sekitar 213 mg kolesterol yang terkandung dalam bagian kuning telur. Jika Anda dalam kondisi sehat, disarankan untuk membatasi konsumsi kolesterol kurang dari 300 mg per harinya. Namun jika Anda memiliki beberapa gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, diabetes atau kadar LDL atau kolesterol jahat Anda tinggi, maka Anda harus mengikuti diet yang membatasi asupan kolesterol hingga kurang dari 200 mg per hari. Jadi jika Anda sudah mengkonsumsi satu butir telur dalam satu hari, maka sebaiknya Anda batasi atau bahkan hindari konsumsi kolesterol dari makanan lainnya dalam satu hari itu. Jika Anda ingin mengkonsumsi telur tapi tidak ingin mengkonsumsi kolesterolnya, maka konsumsilah putih telurnya. Putih telur sama sekali tidak mengandung kolesterol.



Anda tak perlu khawatir lagi untuk mengkonsumsi telur. Anda tinggal perlu mengatur jumlah dan frekuensi konsumsinya. Telur adalah sumber protein yang baik, mudah cerna serta nerupakan sumber protein hewani paling mudah didapat, sehingga konsumsi telur (terutama bagian putihnya) akan sangat menunjang diet Anda.

Tidak ada komentar: