Jumat, 02 Desember 2011

Makanlah Apel Di Pagi Hari

Mengonsumsi satu buah apel di pagi hari lebih efektif untuk membuat seseorang tetap terjaga dibandingkan dengan minum secangkir kopi. Ini bukan karena apel mengandung kafein tapi karena tingkat glukosa (kadar gula) yang tinggi.

Apel adalah salah satu buah yang rendah lemak tapi kaya akan kalori dan enzim yang bisa membantu memecah dan mencerna makanan lain yang dikonsumsi.

Mengonsumsi satu buah apel di pagi hari lebih efektif untuk membuat seseorang tetap terjaga karena apel mengandung glukosa yang bisa memberikan energi ke otak dan membuat orang tetap terjaga, seperti dikutip dari Livestrong, Jumat (25/2/2011).

Selain mengandung glukosa yang memberikan tubuh energi, apel juga mengandung nutrisi lainnya seperti karbohidrat, serat yang baik untuk tubuh, kalsium, fosfor, zat besi, natrium, kalium, vitamin C, A dan folat.

Sementara itu Dr Melody Hart, ND, PhD dari Chicagohealers.com menuturkan ada 6 manfaat kesehatan yang bisa didapatkan jika seseorang mengonsumsi apel, mulai dari melawan penyakit hingga pencegahan kanker yaitu:

1. Peneliti dari Perancis menemukan flavonoid dalam apel yang bernama phloridzin bisa melindungi perempuan yang telah menopause dari risiko osteoporosis serta meningkatkan kepadatan tulang, dan mineral boron dalam apel bisa memperkuat tulang.

2. Salah satu penelitian menunjukkan anak-anak asma yang minum jus apel setiap harinya bisa mengurangi 'mengi' yang diderita, dan studi lain menemukan ibu hamil yang sering mengonsumsi apel memiliki anak dengan tingkat risiko asma lebih rendah.

3. Sebuah penelitian dari Cornell University yang dilakukan pada mencit menemukan bahwa quercetin dalam apel bisa melindungi sel-sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas yang bisa menyebabkan penyakit alzheimer.

4. Senyawa pektin yang terkandung di dalam apel bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), konsumsi dua buah apel sehari bisa menurunkan kolesterol sebanyak 16 persen.

5. Peneliti dari Cornell University menemukan bahwa tikus yang mengonsumsi satu apel per hari bisa mengurangi risiko kanker payudara sebesar 17 persen, jika konsumsi 3 apel sehari bisa mengurangi risiko hingga 39 persen.

6. Sebuah studi menemukan bahwa tikus yang diberikan ekstrak kulit apel bisa menurunkan risiko kanker usus besar sebesar 43 persen. Sedangkan penelitian lain menunjukkan pektin dalam apel bisa mengurangi risiko kanker usus besar dan membantu mempertahankan saluran pencernaan

Fungsi Air Untuk Organ Kita

• Air dan Otak
Salah satu bagian otak yang bernama hipotalamus akan memicu rasa haus pada tubuh Anda.
• Air dan Otot
Cairan berperan sebagai bantalan untuk sendi dan menjaga otot tubuh agar bekerja dengan baik. Sekitar 70-75 persen dari otot Anda terdiri atas air.
• Air dan Jantung
Cairan berperan penting dalam mengalirkan gizi dan oksigen saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.
• Air dan Paru-paru
Saat Anda bernapas, air juga ikut terhembus dalam wujud uap tanpa Anda sadari sehingga kebutuhan cairan Anda harus tetap terjaga.
• Air dan Pencernaan
Sistem pencernaan sangat memerlukan cairan tubuh agar nutrisi yang dikandung pada makanan dapat diserap secara maksimal.
• Air dan Ginjal
Cairan berperan penting dalam mengolah limbah dan kelebihan garam dalam tubuh Anda melalui ginjal.
• Air dan Sel Tubuh
Dalam menghasilkan energi, sel tubuh memerlukan cairan sebagai komponen penting dalam menghantarkan zat dan nutrisi.

Makanlah Apel Dengan Kulitnya!

img 
Makanlah apel dengan kulitnya karena kulit apel memiliki antioksidan yang bisa mencegah peradangan usus. Tapi ingat cuci dulu kulitnya jangan sampai ada lilin atau bekas pestisidanya yang masih menempel ikut termakan.

Dalam studi sebelumnya telah diketahui bahwa kulit apel bisa meningkatkan massa otot hingga 15 persen. Meski otot membesar, berat badan secara keseluruhan tidak bertambah karena kulit apel juga membakar 50 persen lemak jahat dalam tubuh.

Kini studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of Leukocyte Biology menemukan konsumsi polifenol (antioksidan yang ditemukan pada kulit apel) secara oral bisa menekan aktivitas sel T untuk mencegah radang usus pada hewan percobaan.

Studi ini menunjukkan peran dari sel T terhadap penyakit autoimun dan bisa menjadi terapi serta perawatan baru bagi orang yang memiliki gangguan peradangan usus seperti ulcerative colitis, penyakit Crohn dan radang usus yang terkait dengan kanker usus.

Sebagian besar orang dengan radang usus menggunakan beberapa suplemen makanan untuk melengkapi terapi konvensionalnya, tapi hanya sedikit orang yang tahu bagaimana terapi ini bekerja.

"Hasil kami menunjukkan bahwa produk alami yang ditemukan dalam kulit apel bisa menekan peradangan usus oleh inflamasi sel T dalam meningkatkan perlawanan terahdap penyakit autoimun," ujar David W Pascual, PhD, peneliti yang terlibat dari Departemen Imunologi dan Penyakit Infeksi dari Montana State University di Bozeman, Montana, seperti dikutip dari MedIndia, Sabtu (3/12/2011).

Selain manfaat kesehatan yang jelas dari nutrisi dan serat dalam buah-buahan dan sayuran, penelitian ini juga menunjukkan bahwa kulit apel mengandung senyawa sehat lainnya yang bisa memiliki nilai terapeutik serius.